Production & Technology

Teknologi Produksi PIM

PT Pupuk Iskandar Muda memiliki teknologi produksi yang mengolah bahan baku menjadi pupuk urea dengan dua unit utama yaitu unit Amoniak dan unit Urea. Selain itu, terdapat juga unit penunjang proses yaitu unit Utility.

 Amoniak Pabrik-2

            Pada pabrik Amoniak-2, proses pembuatan Amoniak menggunakan teknologi Kellog Brown and Root (KBR) dari Amerika Serikat. Bahan baku yang digunakan untuk memproduksi Amoniak adalah gas alam, steam (uap air) dan udara. Proses produksi Amoniak terdiri dari lima unit utama, yaitu:

  1. Unit Persiapan Gas Umpan Baku (Feed treatment)

  • Pemisahan Sulfur Organik
  • Pemisahan Merkuri
  • Pemisahan Awal CO2
  • Pemisahan Akhir Sulfur

 

  1. Unit Pembuatan Gas Sintesa

  • Primary Reforming
  • Secondary Reforming
  • Shift Converter

 

  1. Unit Pemurnian Gas Sintesa (Syn gas purification)

  • Main CO2 Removal Unit
  • Methanator
  1. Unit Sintesa Amoniak (Amoniak synthesis loop)

  • Kompresi Gas Sintesa
  • Sintesa Amoniak (Syn loop)

 

  1. Unit Pendinginan Amoniak

  2. Unit Daur Ulang Amoniak

  3. Unit Daur Ulang Hidrogen

 

 Urea Pabrik-1

            Unit urea ini akan memproses Amoniak dan karbondioksida yang dihasilkan oleh pabrik Amoniak menjadi urea. Pabrik ini didesain untuk memproduksi 1.725 ton/hari urea. Proses yang dipakai adalah proses Mitsui Toatsu Total Recycle C Improved. Proses ini dipilih karena mempunyai beberapa kemudahan dan keuntungan antara lain:

  • Pengoperasiannya mudah
  • Biaya konstruksi rendah
  • Biaya operasi rendah
  • Kualitas produksi tinggi

 

Secara besar pabrik urea terdiri dari 4 unit yaitu sebagai berikut:

  • Unit Sintesa
  • Unit Purifikasi
  • Unit Recovery
  • Unit Kristalisasi dan Pembutiran

 

 Utilitas

 

Unit utilitas berfungsi sebagai unit penunjang kebutuhan operasional pabrik secara keseluruhan, antara lain menyiapkan Power (tenaga listrik dibangkitkan oleh Gas Turbin Generator yang berkapasitas 15 MW), Steam (Uap Bertekanan), Instrumen Air, Pabrik Air, Potable Water, Demin Water, Nitrogen dan lain-lain.

Proses penjernihan air baku (sungai) menjadi air jernih untuk kebutuhan domestik dan proses pabrik dilakukan dalam Clarifier dan selanjutnya disaring dalam Sand Filter dan disimpan dalam Filter Water Tank serta Potable Water Tank yang terlebih dahulu di injeksi Chlorine.

Sedangkan untuk menghasilkan air bebas mineral (Demin Water) yang dipergunakan untuk umpan Boiler (Boiler Feed Water), maka air dalam Sand Filter diproses dalam Activated Carbon Filter Tank untuk menghilangkan bau dan minyak maka selanjutnya ditransfer ke Cation Tower dan Anion Tower untuk menghilangkan ion positif dan negatif seperti Ca2+, K+, Na+, SiO2 -, serta selanjutnya ditransfer ke Mix Bed Tower yang berfungsi sama untuk menghilangkan ion positif dan negatif, lalu air bebas mineral yang dihasilkan kemudian disimpan dalam Demin Tank.

Steam digunakan untuk proses pabrik seperti pemanasan, Heat Exchanger (penukar panas), penggerak turbin, dan sebagai proses reaksi kimia. Steam tersebut berasal dari Package Boiler (PB) dan Waste Heat Boiler (WHB), adapun pembagian jenis steam menurut tekanan dan temperatur yaitu steam tekanan tinggi (SX = 124 kg/cm2.G), steam tekanan sedang (SH = 42 kg/cm2.G) dan steam bertekanan rendah (SL = 3,5 kg/cm2.G).

Kebutuhan tenaga listrik untuk pabrik dan perumahan berasal dari Gas Turbine Generator (GTG) 15 MW. Pada kondisi emergency, tenaga listrik berasal dari Emergency Diesel Engine Generator 350 KW. Kemudian kebutuhan Nitrogen (N2) dan Oksigen (O2) dihasilkan dari Air Separation Pabrik (ASP), sedangkan kebutuhan udara instrument dan udara pabrik berasal dari Instrument dan Pabrik Air Unit.

            Unit utility pabrik PIM-2 tidak berbeda  jauh dari utility PIM-1. Perbedaannya terletak pada kapasitas produksinya. Utility PIM-1 memproduksi polish water, filter water, dan potable water. Kapasitasnya dapat mencukupi pabrik Amoniak, urea PIM-1, dan kompleks perumahan. Sedangkan utility PIM-2 hanya memproduksi polish water untuk kebutuhan pabrik Amoniak dan urea PIM-2. Unit utility sendiri terdiri dari beberapa bagian antara lain:

  1. Stasiun pengisian gas alam (Gas metering station)
  2. Unit pengolahan air (Water treatment)
  3. Unit penyediaan air bebas mineral (Demin pabrik water)
  4. Sistem pendinginan air (Cooling water system)
  5. Unit penyediaan udara pabrik dan udara Instrumen (Pabrik and instrument air)
  6. Sistem pembangkit tenaga listrik (Electric power generation system)
  7. Sistem pembangkit steam (Steam generation system)