Production & Technology

Teknik Ubinan Pendugaan Produktivitas Padi Menurut Jarak Tanam

Oleh : Prof. (Riset) Dr. Ir. Sarlan Abdulrachman, MS

Kontributor Bulletin APPI

Pendahuluan. Upaya peningkatan produktivitas padi dengan hanya menggunakan varietas unggul berdaya hasil tinggi tidak akan efektif tanpa diikuti oleh teknik budi daya spesifik lokasi, terutama pengaturan jarak tanam yang optimal. Perbedaan jarak tanam sering kali tidak mendapat perhatian dalam cara menentukan produktivitas padi berdasarkan ubinan. Ukuran ubinan 2,5 m x 2,5 m masih berlangsung hingga saat ini, sementara jarak tanam yang menentukan populasi tanaman per satuan luas bervariasi antar petani dan antar lokasi. Hal ini dapat menyebabkan dugaan produktivitas padi per satuan luas menjadi tidak akurat.

Kesalahan dalam pendugaan hasil padi per satuan luas berdampak terhadap kesalahan data produksi nasional. Oleh karena itu, diperlukan standardisasi ubinan, pengukuran populasi tanaman (jumlah rumpun) per satuan luas, dan konversi gabah hasil dari ubinan ke hektar berdasarkan jarak tanam padi di lapangan.

Meskipun buku teknik ubinan sudah tersedia, namun sistem tanam padi terus berkembang mengikuti tuntutan perkembangan teknologi sehingga diperlukan penyesuaian. Penyampaian teknik ubinan untuk berbagai jarak dan cara tanam ini diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu pedoman dalam penafsiran produktivitas dan juga untuk keperluan penelitian. Selain itu, informasi ini diharapkan juga dapat diacu untuk meminimalisasi dan bahkan menghindari kesalahan dalam menentukan produktivitas melalui pengubinan di lapangan. Dengan demikian, pendataan produksi, khususnya padi diharapkan dapat lebih akurat.

 

Untuk lebih lengkapnya bisa didownload disini.