Governance

Sosialisasi PP.22Tahun 2021 tentang Perlindungan & Pengelolaan Lingkungan

Pada Selasa, 4 Mei 2021, PLT Dirjen PPKL-Kementrian LHK, melakukan sosialisasi PP.22 Tahun 2021, tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), secara Offline dan Online Meeting.  Berikut Hasil Sosialisasi :

1.     Keynote, Perwakilan-PLT Dirjen PPKL (Bpk Sigit Reliantoro), menyampaikan Pembinaan Pelaksanaan PP. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan PPLH (P3LH).  Point penting yang disampaikan untuk efektif legislasi ada 4 unsur : Tujuan, Isi, Kontek, dan Hasil.

-       Tujuan untuk memenuhi hak warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan secara Cipta Kerja. Untuk mencapai Cipta Kerja, diperlukan : Kemudahan, Perlindungan dan pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Peningkatan ekosistem Investasi, Percepatan Proyek Strategis Nasional, Peningkatan  Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja.

-       Secara Isi merupakan asas dan norma yang ada di UU 32 tahun2009 tidak berubah.  Amdal dan Persetujuan Lingkungan secara Prinsip tidak berubah. Bahwa PP 22 tahun 2021 ini sebagai Norma Baru Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Lingkungan :

a.     Pelaksana UU Cipta Kerja (UUCK).

b.     Konsep Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Lingkungan.

c.      Era Pelayanan Digital.

d.     Perspektif baru Perlindungan dan Pengawasan.

-       Konteks, Hukum yang terintegrasi secara harmonis.

-       Hasil, ada 4 prinsip umum :

a.     Kemitraan

b.     Kesetaraan

c.      Akuntabilitas

d.     Rasa memiliki.

 

2.     Pembicara-2 : Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan dan Kegiatan-KLHK. Bpk. Ary Sudijanto, MSE, dengan Topik : Sosialisasi PP 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan PPLH (P3LH), terkait Persetujuan Lingkungan.

Persetujuan Lingkungan  merupakan perubahan nama yang sebelumnya disebut Ijin Lingkungan, dimana Pengusaha harus memperoleh Ijin Lingkungan sebelum mulai beroperasi.

Saat ini norma secara umum, Pengusaha akan mengajukan Perijinan Berusaha, salah satunya harus memperoleh Persetujuan Lingkungan. Persetujuan Berusaha dalam PP 5 Tahun 2021 UUCK, sudah dipermudah, dimana Pengusaha melalui OSS akan menetapkan kriteria KBLI berdasarkan pilihan yang sudah tersedia, sekaligus  mengajukan Persetujuan Lingkungannya. Pengusaha akan memasukkan data secara bertahap. Jenis Perijinan Berusaha dalam UUCK ini sudah ditetapkan berdasarkan RBA (Risk Based Assesment). Adapun alur Persetujuan Lingkungan yang dengan Perijinan  Berusaha sbb :

Dalam PP. 22 Tahun 2021, Pengaturan Kewenangan Penerbitan Persetujuan Lingkungan, tidak lagi berdasarkan Kegiatan Strategis Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, namun menyelaraskan kewenangan Persetujuan Lingkungan dengan Perijinan Berusaha.

Berikut Perbedaan Penerbitan Persetujuan Lingkungan  secara menyeluruh Schema mengacu PP.32/2009 (PP sebelum nya yang diacu) dan mengacu PP.22 tahun 2021 :

 

Terobosan baru untuk PP.22 tahun 2021 ini sudah ada proses Integrasi dalam Persetujuan Teknis menuju Persetujuan Lingkungan. Perubahan yang ada awalnya dilakukan melalui 7 tahap, berubah menjadi 5 tahap.

Untuk Pengusaha  yang secara design operasional memiliki aspek lingkungan dalam kegiatan usahanya,  dalam Perstek (Persetujuan Teknik), harus melalui Kajian, yang tata caranya disampaikan  dalam penjelasan berikut :

 

3.     Pembicara-2, Direktur Pengendalian Pencemaran Udara-KLHK, Bpk. Dasrul Chaniago.  Topik tentang Perlindungan & Pengendalian Mutu Udara. Mengacu PP.22 tahun 2021, dalam hal kegiatan memberikan Aspek Lingkungan emisi ke udara,  Pengusaha harus melakukan :

a.     Perencanaan Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara. .

b.     Pengendalian Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara (pencegahan, penanggulangan dan pemulihan dampak pencemaran udara).

c.      Permohonan Persetujuan Teknis, dilengkapi Kajian.

d.     Mendapatkan Persetujuan Teknis Lingkungan.

e.     Pemantauan Emisi.

f.      Pemenuhan Baku Mutu Emisi.

g.     Penanggulagan Pencemaran Udara.

h.     Pemulihan Dampak.

 

4.     Pembicara-3, Direktur Pengendalian Pencemaran & Kerusakan Pesisir dan Laut-KLHK, Ir. Dida Migfar Ridha, M.Si, diwakili oleh  Ibu Novy. Topik :  Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Laut. Dilakukan oleh.  Mengacu PP.22 tahun 2021, dalam hal Kegiatan memberikan Aspek Lingkungan yang berdampak pada Pesisir dan Laut,  Pengusaha harus melakukan :

a.     Perencanaan Perlindungan & Pengelolaan Mutu Laut : Perencanaan (RPPML), Pemanfaatan, Pengendalian (Penceganhan, Penanggulangan, Pemulihan), Pemeliharaan.

b.     Penyelenggaraan & Kewenangan.

 

5.     Pembicara-4, Direktur  Pengendalian Pencemaran Air  (PPA), Ibu Luckmi Purwandari. Topik : Pengelolaan Air Limbah Bagi Usahadan atau Kegiatan  mengacu PP 22 Tahun 2021.  Mengacu PP. 22 Tahun 2021, dalam hal Kegiatan memberikan Aspek Lingkungan,  Pengusaha harus melakukan sebagai berikut :

a.     Perencanaan PPA : Inventarisasi Badan Air, Penyusunan dan Penetapan BMA, Penyusunan dan Penetapak Rencana Perlindugan dan Pengelolaan Mutu Air.

b.     Pemanfaatan.

c.      Pengendalian : Pencegahan Pencemaran Air, Penanggulangan,  Pemulihan Mutu Air.

d.     Pemeliharaan.

e.     Hak, Kewajiban dan Larangan.

 

6.     Pembicara-5 : Bpk A. Gunawan Wicaksono-Dir PPLB3 dan Non B3-KLHK. Topik : Pengelolaan LB3 dan LB Non B3. Mengacu PP.22 tahun 2021, dalam hal Kegiatan memberikan Aspek Lingkungan Limbah B3 dan Limbah Non B3,  Pengusaha harus melakukan :

a.     Ruang Lingkup Penyelenggaraan Pengelolaan LB3.

b.     Pengelolaan LB3 diperlukan Pertek. Pertek harus terintegrai dengan Persetujuan Lingkungan.  Penyimpanan LB3 terintegrasi dengan Persetujuan Lingkungan. Pengusaha harus mendapat Verifikasi pemenuhan syarat Pertek dan Surat Kelayakan Operasional (SLO).

 

Terdapat Kewajiban Pelaporan dan dilakukan Post Audit (setelah Pertek PLB3 terbit).

c.      Untuk Pengelolaan Limbah ada 2 :

-       Pengelolaan Limbah Non B3 terdaftar.

-       Pengelolaan Limbah Non B3 Khusus.  Per Pelaku Usaha ada Uji Karakteristik. 

Soft Copy seluruh Materi Presentasi Para Narasumber, dapat di akses disini : 

1.  Materi dari Keynote.

2.  Materi Pembicara-1 tentang PP.22 Tahu 2021 Penyeleanggaraann PPLH.

3.  Materi Pembicara-2 tentang PPMU

4. Materi Pembicara-3 : tentang PP & K. Pesisir & Laut.

5.. Materi Pembicara-4 : tentang PPA

 

APPI/SM